Kekadang umi cukup sedih,
penat lelah kita tidak dihargai,tidak menjadi isi,
selagi kita mampu bergerak,, selagi itu kita dipijak,
selagi itu, penat kita dikerah, biar letih, lemah dan lelah,
biarkan, perah keringatnya, sampai dia kalah, mengaku kalah.......
No comments:
Post a Comment